Sabtu, Desember 20, 2008

Dua Musuh Utama Zat Gizi

  • Alkohol
Alkohol mengganggu penyerapan seluruh zat gizi, terutama dua zat anti stres, yakni vitamin B1 dan B2. Alkohol juga menyebabkan fluktuasi kadar gula darah sehingga dapat menyebabkan depresi, gelisah dan takut. Selain itu, alkohol bisa mengakibatkan kepekaan terhadap makanan.

  • Kafein
Kafein dalam kopi, teh dan soda memang dapat memberikan "kesegaran" sekejap. Tapi, kita harus hati-hati karena kafein dapat mengganggu fungsi nutrisi penguat otak, seperti vitamin B1, biotin, potasium, seng, kalsium dan zat besi. Zat gizi ini akan menjamin lancarnya proses penyampaian pesan di otak.
Kopi mengandung tiga stimulan : kafein, teobromin dan teofilin. Pada banyak orang, tiga zat ini dapat menstimulasi dan meningkatkan kewaspadaan. Namun efek jangka panjangnya jauh dari menguntungkan. Sebuah penelitian tentang pengaruh kafein terhadap kemampuan belajar dilaporkan oleh American Jurnal of Psychiatri pada 1981. Penelitian yang melibatkan 1.500 pelajar itu menunjukkan bahwa mereka yang meminum secangkir kopi atau lebih per hari akan menderita depresi dan kegelisahan yang tinggi dibandingkan yang tidak minum kopi. Lebih jauh, pelajar yang minum lebih dari 5 cangkir kopi per hari menunjukkan kecenderungan mengalami masalah stres dan penurunan prestasi belajar.
Ada banyak cara alternatif untuk mengurangi konsumsi kopi. Teh herbal dan buah, kopi dandelion dan barley dapat menggantikannya. Ingatlah bahwa kopi tanpa kafein pun masih mengandung teobromin dan teofilin yang menyebabkan insomnia.

Related Posts by Categories



Tidak ada komentar:

Posting Komentar